Berikut adalah rangkaian perjalanan umroh selama 9 hari, yang dirancang untuk memberikan pengalaman spiritual dan logistik terbaik bagi jamaah. Perjalanan ini mencakup kegiatan utama, seperti pelaksanaan umroh, ziarah di Mekkah dan Madinah, serta waktu khusus untuk ibadah dan refleksi.
Hari 1: Keberangkatan Menuju Jeddah – Menuju Madinah
Keberangkatan dari Tanah Air
Jamaah berkumpul di bandara dan melakukan briefing singkat tentang perjalanan. Setelah check-in, seluruh rombongan akan naik pesawat menuju Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah. Setelah tiba di Jeddah, jamaah akan menjalani proses imigrasi dan mengambil barang bawaan.
Menuju Madinah
Setelah proses imigrasi selesai, jamaah akan melanjutkan perjalanan ke Madinah, biasanya dengan bus yang nyaman. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 6 jam. Jamaah tiba di Madinah pada malam hari, check-in di hotel, dan beristirahat.
Baca Juga : Keuntungan Umroh Awal Tahun
Hari 2: Ziarah dan Ibadah di Masjid Nabawi, Madinah
Kunjungan dan Ibadah di Masjid Nabawi
Pagi hari, jamaah melaksanakan sholat Subuh di Masjid Nabawi, tempat yang sangat istimewa bagi umat Islam. Setelah itu, akan ada waktu untuk berziarah di sekitar Masjid Nabawi, termasuk mengunjungi Raudhah, salah satu area di masjid yang dianggap sebagai taman surga.
Ziarah ke Makam Rasulullah SAW dan Para Sahabat
Jamaah dapat mengunjungi makam Rasulullah SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Umar bin Khattab yang berada di kompleks Masjid Nabawi. Petugas akan mendampingi jamaah untuk memastikan tertibnya proses ziarah.
Ibadah Bebas di Masjid Nabawi
Setelah kegiatan ziarah, jamaah memiliki waktu bebas untuk beribadah di masjid, seperti membaca Al-Qur’an, sholat sunnah, dan berdzikir.
Hari 3: Ziarah Sekitar Madinah
Mengunjungi Tempat Bersejarah di Madinah
Pada hari ketiga, jamaah akan berziarah ke beberapa tempat bersejarah di sekitar Madinah, seperti:
- Masjid Quba – Masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam. Jamaah dianjurkan untuk sholat sunnah di sini, karena sholat di Masjid Quba memiliki pahala yang besar.
- Jabal Uhud – Tempat terjadinya Perang Uhud, di mana jamaah dapat melihat dan merenungkan perjuangan Rasulullah dan para sahabat.
- Masjid Qiblatain – Masjid yang bersejarah sebagai tempat perubahan arah kiblat dari Masjid Al-Aqsa ke Ka’bah di Mekkah.
- Kebun Kurma – Tempat jamaah bisa berbelanja kurma khas Madinah dan produk lainnya.
Setelah selesai, jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat dan bersiap menuju Mekkah pada sore hari.
Hari 4: Perjalanan Menuju Mekkah dan Pelaksanaan Umroh
Miqat di Bir Ali
Dalam perjalanan menuju Mekkah, jamaah akan singgah di Bir Ali untuk mengambil miqat, niat memulai umroh, dan mengenakan pakaian ihram. Di sini, pembimbing akan membimbing jamaah tentang tata cara dan niat umroh.
Tiba di Mekkah dan Pelaksanaan Umroh
Sesampainya di Mekkah, jamaah akan check-in hotel, beristirahat sejenak, lalu bersiap-siap untuk pelaksanaan umroh. Pelaksanaan umroh terdiri dari beberapa tahapan:
- Tawaf – Mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran dengan niat dan doa tertentu.
- Sholat di Maqam Ibrahim – Setelah tawaf, jamaah melakukan sholat sunnah di dekat Maqam Ibrahim.
- Sa’i – Berjalan antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali.
- Tahallul – Memotong sebagian rambut sebagai tanda berakhirnya ihram.
Setelah seluruh rukun umroh selesai, jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat.
Hari 5: Ibadah Bebas di Masjidil Haram
Ibadah dan Sholat di Masjidil Haram
Hari ini disediakan khusus untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Jamaah dapat melakukan sholat wajib, membaca Al-Qur’an, serta ibadah sunnah lainnya. Beribadah di Masjidil Haram memiliki pahala yang besar, sehingga jamaah dianjurkan untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin.
Hari 6: Ziarah di Sekitar Mekkah
Mengunjungi Tempat Bersejarah di Sekitar Mekkah
Pada hari keenam, jamaah akan berziarah ke beberapa tempat bersejarah di sekitar Mekkah, antara lain:
- Jabal Nur – Tempat Gua Hira, di mana Rasulullah SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT.
- Jabal Rahmah – Tempat bertemunya Nabi Adam dan Hawa. Jamaah seringkali memanjatkan doa di sini untuk memohon jodoh atau keharmonisan keluarga.
- Arafah, Muzdalifah, dan Mina – Lokasi utama pelaksanaan ibadah haji, yang dapat memberikan pemahaman lebih dalam tentang ritual haji.
Setelah selesai ziarah, jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat dan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.
Hari 7: Ibadah Bebas di Masjidil Haram dan Tawaf Sunnah
Memperbanyak Ibadah di Masjidil Haram
Hari ketujuh ini kembali diisi dengan ibadah bebas di Masjidil Haram, termasuk melakukan tawaf sunnah. Jamaah juga dapat melaksanakan sholat tahajud, berdoa, dan membaca Al-Qur’an.
Hari 8: Tawaf Wada dan Persiapan Kepulangan
Tawaf Wada (Tawaf Perpisahan)
Tawaf Wada adalah tawaf yang dilakukan sebagai tanda perpisahan sebelum meninggalkan Mekkah. Jamaah melakukan tawaf sebanyak tujuh kali putaran di sekitar Ka’bah sambil berdoa dan memohon agar Allah menerima ibadah umroh yang telah dilakukan.
Persiapan Kepulangan
Setelah tawaf wada, jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat dan menyelesaikan proses check-out. Setelah semua siap, rombongan akan berangkat menuju Bandara Jeddah untuk perjalanan pulang ke Tanah Air.
Hari 9: Kepulangan ke Tanah Air
Kembali ke Tanah Air
Setelah perjalanan pulang yang memakan waktu beberapa jam, jamaah tiba di bandara di Tanah Air. Proses imigrasi dan pengambilan barang dilakukan, diikuti dengan perpisahan dengan rombongan. Perjalanan umroh selesai, dan jamaah pulang dengan membawa kenangan dan pengalaman spiritual yang mendalam.
Kesimpulan
Perjalanan umroh selama 9 hari ini dirancang untuk memberikan pengalaman spiritual yang optimal, mencakup kegiatan ibadah, ziarah, dan eksplorasi tempat-tempat bersejarah di Mekkah dan Madinah. Dengan bimbingan yang profesional dan logistik yang baik, jamaah dapat fokus pada ibadah dan merasakan ketenangan serta kedekatan dengan Allah SWT.




